Jakarta – Poster-poster tentang informasi kutu busuk ditempel di tempat luar gedung apartemen pusat kota Athena, Yunani. Poster yang disebutkan memakut-nakuti wisatawan untuk mengundurkan diri dari dari beberapa apartemen dikarenakan ancaman kutu busuk.
Poster itu juga mengklaim bahwa pemerintah yang tersebut memberi perintah agar tamu untuk pergi demi melindungi penduduk Yunani. Selain ancaman kutu busuk, juga ada ancaman denda wisatawan yang tersebut tak meninggalkan apartemen sebesar 500 euro atau sekitar Simbol Rupiah 8,3 juta.
Setelah mengajukan permohonan tamu meninggalkan Athena, pembuat informasi palsu itu juga berharap wisatawan mendapatkan pengalaman menginap yang mana menyenangkan di tempat Yunani.
Di di poster yang dimaksud memang benar terdapat logo kementrian lalu kotamadya Athena. Namun pada Selasa, 5 Desember 2023, pemerintah setempat menyatakan poster lalu informasi yang dimaksud palsu. Kementrian Aspek Kesehatan Yunani pun memohonkan bantuan polisi untuk mencari pembuat poster palsu tersebut.
Pemandangan Gunung Lycabettus, Athena, Yunani. Unsplash.com/Lazarescu Alexandra
Krisis perumahan di tempat Athena
Selain krisis biaya hidup, Athena serta wilayah lain Yunani menghadapi permasalahan perumahan. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh menjamurnya apartemen sewa jangka pendek, khususnya untuk pengunjung asing.
Biaya sewa jangka panjang bagi warga Yunani pun melonjak nanti. Hal ini menyebabkan banyak warga lokal tak dapat tinggal di dalam tempat pemukiman di area pusat kota Athena. Nilai properti juga meningkat, sebagian akibat kegiatan “gold visa” yang dimaksud menawarkan tempat tinggal bagi pemodal properti asing.
Sektor pariwisata adalah pendorong utama perekonomian Yunani menyumbang seperlima dari output tahunan. Tahun 2023 diperkirakan akan menjadi tahun rekor kedatangan wisatawan.
Tindak lanjut pemerintah
Kementerian Kesejahteraan memohon bantuan polisi untuk mengatasi hal tersebut. Pihak kementrian menekankan bahwa tidak ada seseorang pun boleh menakut-nakuti pengunjung atau memberikan informasi palsu tentang kondisi tubuh masyarakat. Selain itu pihaknya menegaskan Yunani tidak ada mempunyai permasalahan besar dengan kutu busuk.
Kabar palsu mengenai kutu busuk ini, mengingatkan wabah kutu busuk pada Paris, Prancis, pada bulan September kemudian Oktober. Saat itu berbagai foto lalu video dibagikan di dalam media sosial tentang hama di area kereta api kemudian bioskop dalam Paris. Namun Kementrian Transportasi Prancis menyatakan bahwa isu yang dimaksud terlalu dibesar-besarkan serta tiada perlu ada psikosis.
AP | EURONEWS
: Mulai September, Yunani Batasi Pengunjung Acropolis untuk Cegah Overtourism